Lompat ke konten utama
Kesehatan Finansial

Kenapa Kredit Investasi adalah Solusi Pembiayaan Usaha? Ini Penjelasannya!

11/2025
Kredit Investasi adalah

 


Banyak orang menganggap utang sebagai sesuatu yang harus dihindari atau segera dilunasi. Padahal, ada jenis pinjaman yang justru dirancang untuk meningkatkan posisi finansial karena digunakan untuk membeli aset yang nilainya bisa bertambah seiring waktu. Salah satunya adalah kredit investasi. 

Pinjaman ini populer di dunia bisnis untuk membiayai kebutuhan besar, seperti pembangunan fasilitas produksi atau pembelian mesin. Lalu, apa sebenarnya kredit investasi itu, apa saja jenisnya, serta bagaimana manfaatnya bagi bisnis? Artikel ini akan membahasnya secara lengkap.
 

Definisi Kredit Investasi

Menurut Teylor, kredit investasi adalah fasilitas pinjaman yang membantu perusahaan membiayai aset jangka panjang untuk mendukung pengembangan bisnis. Fasilitas ini bisa dimanfaatkan baik oleh pelaku usaha pemula maupun perusahaan yang sudah mapan.

Pada praktiknya, kredit investasi digunakan untuk pembelian barang modal dan jasa yang terkait dengan pendirian atau pengembangan usaha, termasuk rehabilitasi maupun peningkatan kapasitas operasional. Contohnya meliputi pembelian mesin, kendaraan operasional, lahan dan bangunan, hingga aset tidak berwujud seperti paten maupun lisensi.

Selain itu, kredit investasi juga dapat digunakan untuk mendukung proyek modernisasi, penelitian dan pengembangan, atau pembangunan fasilitas produksi baru. Melihat perannya yang strategis, kredit investasi menjadi instrumen pembiayaan penting bagi bisnis yang ingin tumbuh dan berkelanjutan.

Namun, supaya tujuan investasi Anda tercapai tanpa hambatan berarti, ada baiknya untuk mempertimbangkan asuransi Credit Life dari Chubb Indonesia sebagai proteksi tambahan. Dengan begitu, baik keuangan keluarga maupun bisnis Anda tetap terlindungi walau risiko terburuk—seperti meninggal dunia karena kecelakaan atau penyakit—menimpa sebelum kreditnya lunas.

Baca Juga: Pengajuan Pinjaman Bank? Berikut yang Harus Anda Ketahui!
 

Tipe-tipe Kredit Investasi

Kredit investasi bisa dikategorikan berdasarkan tujuan penggunaan maupun jangka waktu pelunasannya. Menurut tenornya, berikut adalah jenis-jenis kredit investasi yang perlu Anda tahu.
 

1. Kredit Investasi Jangka Pendek

Jenis kredit ini memiliki tenor hingga 3 tahun dan biasanya digunakan untuk proyek yang cepat menghasilkan keuntungan. Contohnya pembelian stok barang yang akan dijual dalam satu musim atau kebutuhan investasi sementara dengan perputaran modal yang jelas.

Karena jangka waktunya singkat, cicilan bulanan relatif lebih besar dan suku bunga bisa lebih tinggi. Namun, keuntungannya, utang bisa segera lunas sehingga beban bunga total lebih kecil.
 

2. Kredit Investasi Jangka Menengah

Dengan tenor 3 hingga 7 tahun, kredit investasi jangka menengah menjadi salah satu opsi paling umum di dunia bisnis. Kredit ini ideal untuk pembelian teknologi produksi, mesin, atau kendaraan operasional.

Jangka waktu yang lebih panjang membuat cicilan lebih ringan dengan total bunga masih dalam batas wajar. Fleksibilitas tenor ini membantu perusahaan menjaga arus kas tanpa harus menanggung risiko utang yang terlalu besar.
 

3. Kredit Investasi Jangka Panjang

Jenis kredit ini memiliki tenor antara 7 hingga 20 tahun dan biasanya digunakan untuk proyek berskala besar. Contohnya pembelian atau pembangunan properti, instalasi energi terbarukan, atau inovasi teknologi yang membutuhkan modal besar.

Cicilan bulanannya cenderung lebih rendah karena tersebar dalam jangka panjang sehingga lebih mudah diatur dalam anggaran perusahaan. Meski begitu, jenis kredit ini mensyaratkan agunan, serta suku bunga tetap untuk jangka waktu tertentu.

Baca Juga: Mau Wirausaha? Kenali Sumber Modal Usaha yang Tepat untuk Bisnismu
 

Manfaat Kredit Investasi bagi Bisnis

Bagi banyak pelaku usaha, kredit investasi bukan hanya soal tambahan modal, melainkan strategi untuk mengelola pembiayaan dengan lebih bijak. Fasilitas kredit ini memungkinkan bisnis berkembang lebih cepat tanpa harus menunggu akumulasi dana sendiri. Berikut adalah beberapa manfaat penting dari kredit investasi bagi bisnis.
 

1. Fleksibilitas dalam Skema Pembayaran

Kredit investasi menawarkan pilihan pembayaran yang bervariasi. Selain itu, pembayaran dapat dilakukan dalam bentuk cicilan tetap atau pokok yang sama setiap periode. Fleksibilitas ini memudahkan pebisnis menyesuaikan kewajiban kredit dengan arus kas usaha.
 

2. Kemudahan dalam Pencairan Dana

Pengusaha bisa mencairkan dana kredit sekaligus atau bertahap sesuai kebutuhan proyek. Misalnya, dana dicairkan penuh untuk membeli gedung, atau dicairkan per termin untuk renovasi yang berjalan beberapa tahap. Sistem ini memberi keleluasaan agar dana digunakan lebih efisien dan sesuai dengan progres pekerjaan.
 

3. Dukungan dari Program Pemerintah

Beberapa jenis kredit investasi dapat digabungkan dengan insentif atau bantuan dari pemerintah. Kebijakan ini dibuat untuk mendorong dunia usaha agar lebih berani melakukan ekspansi. Dengan memanfaatkan kredit sekaligus insentif, beban modal bisa lebih ringan dan peluang pertumbuhan usaha semakin besar.
 

4. Efisiensi Pajak dan Akuntansi

Bunga serta biaya kredit investasi termasuk ke dalam komponen yang dapat dikurangkan dalam perhitungan pajak. Selain itu, aset yang dibiayai kredit bisa masuk dalam neraca perusahaan untuk kemudian disusutkan sesuai aturan akuntansi. Manfaat ini membantu perusahaan mengurangi beban pajak sekaligus memperbaiki struktur laporan keuangan.
 

5. Membantu Menanggung Biaya Besar dan Memberikan Perlindungan

Kredit investasi memungkinkan bisnis menutupi biaya awal yang besar tanpa harus mengorbankan stabilitas keuangan. Dengan adanya tenor yang panjang, beban biaya bisa tersebar merata sambil bisnis tetap berjalan dan menghasilkan pendapatan. Bahkan, beberapa fasilitas kredit juga menyediakan asuransi pelunasan sehingga bisnis dan keluarga tetap terlindungi jika terjadi hal-hal tak terduga.

Baca juga: Ingin Untung Malah Buntung, Hindari Bayar Kartu Kredit Dengan Cicilan Minimal
 

Syarat untuk Mengajukan Kredit Investasi

Meskipun setiap bank memiliki ketentuan dan prosedur yang berbeda, secara umum ada beberapa syarat dasar yang hampir selalu diminta ketika mengajukan kredit investasi. Berikut di antaranya:

  • Identitas dan legalitas usaha (KTP dan NPWP pemohon, akta pendirian perusahaan, NIB/SIUP, dan sebagainya).

  • Dokumen keuangan (laporan keuangan, rekening koran beberapa bulan terakhir, dan catatan arus kas atau transaksi bisnis).

  • Proposal investasi yang menjelaskan tujuan kredit yang disertai dengan proyeksi keuangan untuk menunjukkan kelayakan investasi.

  • Agunan atau jaminan jika dipersyaratkan (sertifikat tanah, BPKB, atau aset lain dengan nilai sebanding).

  • Syarat tambahan lain yang ditetapkan masing-masing bank sesuai kebijakan internal.
     

Rekomendasi Bank yang Menyediakan Kredit Investasi

Ketika ingin mengajukan kredit investasi, memilih bank yang tepat menjadi langkah penting. Setiap bank memiliki fasilitas, syarat, dan keunggulan masing-masing yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan bisnismu. Berikut beberapa rekomendasi bank yang menyediakan kredit investasi dengan skema menarik.
 

1. BRI

Sebagai salah satu bank terbesar di Indonesia, BRI menawarkan fasilitas kredit investasi yang sangat fleksibel untuk berbagai kebutuhan usaha, mulai dari pengadaan bahan baku, proses produksi, hingga refinancing.

Limit pinjaman yang disediakan mulai dari Rp 500 juta – Rp500 miliar, dengan pilihan mata uang Rupiah maupun Valas. Jangka waktu kredit bisa mencapai 15 tahun, bahkan tersedia masa tenggang (grace period) untuk keringanan pembayaran di awal.
 

2. OCBC

OCBC menghadirkan kredit investasi yang praktis dengan tenor hingga 10 tahun, cocok untuk bisnis yang ingin mengatur keuangannya secara fleksibel. Pinjaman tersedia dalam berbagai bentuk dan dananya dapat digunakan untuk membeli aset, melakukan refinancing, maupun investasi lain sesuai kebutuhan bisnis. 

Keunggulan lainnya, nasabah bebas mengatur alokasi keuangan tanpa batasan yang kaku. Syarat pengajuan juga relatif sederhana, yaitu WNI berusia minimal 21 tahun atau sudah menikah, serta tidak tercatat dalam daftar hitam Bank Indonesia maupun OCBC.
 

3. Bank Sumut

Bank Sumut menawarkan program Kredit Investasi Sumut Sejahtera (KISS) yang ditujukan untuk individu, kelompok, maupun badan usaha produktif. Plafon pinjaman berkisar antara Rp 100 – 500 juta, dengan tenor mulai dari 1 hingga 60 bulan.

Agunan yang diterima pun beragam, seperti cash collateral, kendaraan, atau tanah dan bangunan. Selain itu, biaya administrasi yang dikenakan cukup ringan, hanya sekitar Rp 500 ribu.

 

 

 

related product