Lompat ke konten utama
Kesehatan Finansial

Panduan Cerdas Memahami Tabel Angsuran Cicilan KUR bagi UMKM

11/2025
Tabel Angsuran


Tabel angsuran adalah salah satu hal terpenting yang wajib Anda pahami sebelum mengambil pinjaman, terutama Kredit Usaha Rakyat (KUR). Banyak pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang tergoda dengan kemudahan akses KUR tanpa benar-benar memahami bagaimana sistem pembayaran cicilan berlangsung.

Padahal, memahami tabel angsuran dapat membantu Anda mengelola keuangan usaha dengan lebih bijak, menghindari risiko gagal bayar, dan memastikan pinjaman benar-benar memberi manfaat untuk perkembangan bisnis Anda.

Untuk penjelasan lebih lengkap, baca terus artikel ini sampai selesai, ya.
 

Apa Itu Tabel Angsuran dalam Program KUR?

Bagi Anda yang ingin mengajukan pinjaman KUR, tabel angsuran adalah lembar kerja atau dokumen yang memuat secara terperinci bagaimana cicilan pinjaman Anda akan dibayarkan setiap bulannya selama tenor kredit.

Menurut Solusi Bisnis Teknologi, tabel tidak hanya menunjukkan jumlah cicilan per bulan, tetapi juga memberikan gambaran menyeluruh tentang perjalanan kredit Anda dari awal hingga akhir masa tenor.

Melalui tabel ini, Anda bisa mengetahui pembagian antara pokok dan bunga, sisa pinjaman, serta total biaya yang akan Anda tanggung.

Dengan pemahaman yang baik terhadap tabel angsuran, Anda dapat membuat keputusan finansial yang lebih cerdas dan realistis sesuai kemampuan usaha Anda. Dalam program KUR, tabel ini berisi beberapa kolom utama:

  • Periode angsuran untuk bulan ke-1, ke-2, dan seterusnya

  • Jumlah angsuran pokok atau bagian utang yang langsung dikurangi

  • Jumlah bunga atau biaya pinjaman berdasarkan sisa utang

  • Total angsuran per bulan, terdiri dari pokok dan bunga

  • Sisa pinjaman setelah pembayaran setiap angsuran

Dengan demikian, tabel angsuran berfungsi sebagai peta perjalanan keuangan Anda selama masa pinjaman.

Baca juga: Hindari Jebakan Finansial Dengan Bijak Mengelola Utang
 

Manfaat Memahami Tabel Angsuran

Memahami tabel angsuran sangat penting agar Anda bisa menyiapkan usaha dan keuangan dengan matang. Berikut manfaat utamanya.
 

1. Perencanaan Keuangan yang Lebih Matang

Dengan mengetahui besaran angsuran setiap bulan, Anda bisa mengalokasikan dana secara tepat sehingga cash flow usaha tetap sehat. Jika misalnya angsuran terasa berat di bulan sepi, Anda bisa memakai data dari tabel angsuran untuk mengevaluasi dan menyesuaikan rencana.
 

2. Transparansi dan Menghindari Miskomunikasi

Tabel angsuran menunjukkan secara rinci berapa yang Anda bayarkan untuk pokok dan berapa untuk bunga. Dengan begitu, Anda tahu total biaya pinjaman dan tidak kaget di kemudian hari karena kurang memahami komponen pembayaran.
 

3. Kemudahan dalam Evaluasi dan Pelunasan Lebih Awal

Jika dalam perjalanan usaha Anda memperoleh tambahan dana atau ingin melunasi lebih awal, tabel ini membantu menghitung sisa pokok yang harus dibayar dan potensi biaya administrasi pelunasan awal.
 

4. Memahami Total Biaya Pinjaman

Dengan menjumlahkan seluruh angsuran bulanan atau melihat bagian akhir tabel, Anda dapat mengetahui berapa total yang akan Anda bayarkan hingga akhir tenor, termasuk bunga.

Ini penting agar Anda bisa membandingkan apakah pinjaman tersebut masuk akal dengan kemampuan usaha Anda.
 

Cara Membaca dan Menganalisis Tabel Angsuran KUR

Agar tabel angsuran benar-benar membantu Anda, berikut langkah-langkah sederhana membaca dan menganalisisnya.
 

1. Perhatikan Total Angsuran Per Bulan

Pastikan angsuran tersebut masih dalam batas kemampuan cash flow usaha Anda. Umumnya disarankan agar angsuran tidak melebihi sekitar 30% dari keuntungan bersih bulanan usaha.
 

2. Periksa Proporsi Pokok dan Bunga

Pada skema anuitas, yang umum digunakan dalam KUR, di angsuran awal proporsi bunga akan relatif besar dan pokok kecil. Seiring waktu, bunga akan mengecil dan pokok semakin besar. Ini hal yang wajar dalam perhitungan bunga efektif.
 

3. Periksa Total Pembayaran hingga Akhir Tenor

Amati jumlah total seluruh angsuran bulanan atau bagian akhir tabel untuk melihat berapa total biaya yang Anda keluarkan, termasuk bunga. Bandingkan dengan plafon pinjaman untuk memahami seberapa besar biaya bunga dibanding pinjaman awal.
 

4. Pertimbangkan Skenario ke Depan

Dengan melihat tabel, Anda bisa mengecek apakah di beberapa bulan menurun omzet usaha bisa tetap membayar angsuran. Jika terasa berat, Anda bisa berdiskusi dengan bank untuk menyesuaikan tenor atau mencari masa tenggang atau grace period jika tersedia.

Baca juga: Tips Atur Keuangan Saat Pendapatan Anda Turun
 

Contoh Tabel Angsuran KUR Rp 100 Juta

Sebagai ilustrasi, berikut contoh skema angsuran untuk pinjaman KUR sebesar Rp100.000.000, bunga sekitar 6% per tahun atau sekitar 0,5% per bulan, dan berbagai tenor.

Angka ini hanya simulasi untuk membantu Anda memahami tabel, bukan penawaran resmi.

Tenor (bulan)

Angsuran per bulan

Total pokok + bunga dibayar sekitar

12 bulan

Rp 8.652.675

± Rp 103.832.100

18 bulan

Rp 5.868.499

± Rp 105.632.982

24 bulan

Rp 4.477.258

± Rp 107.454.192

36 bulan

Rp 3.087.710

± Rp 111.157.560

48 bulan

Rp 2.394.624

± Rp 114.982.752

50 bulan

Rp 1.980.120

± Rp 99.006.000

Sebagai catatan, angka di atas hanya contoh ilustrasi berdasarkan artikel simulasi sebelumnya. Anda tetap harus meminta tabel resmi dari bank penyalur.

Namun, dari tabel tersebut Anda bisa melihat bahwa semakin panjang tenor, angsuran bulanan semakin ringan. Namun, total bunga yang dibayar bisa jadi lebih besar karena jangka waktu lebih panjang.
 

Daftar Bank dengan Bunga KUR Paling Rendah 2025

Di 2025, beberapa bank besar di Indonesia kembali menyalurkan KUR dengan suku bunga rendah dan syarat yang cukup mudah. Berikut daftarnya.
 

1. Bank Mandiri: Bunga Mulai dari 6% per Tahun

Bank Mandiri kembali menjadi salah satu pilihan utama untuk Anda yang ingin mengajukan KUR. Program KUR Mandiri 2025 menawarkan bunga yang ringan, yaitu mulai dari 6% per tahun.

Anda bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp500 juta, sesuai kebutuhan usaha. Program ini tidak hanya ditujukan untuk pelaku UMKM yang sudah berjalan, tetapi juga bagi mahasiswa yang ingin memulai usaha serta calon pekerja migran Indonesia (PMI) yang hendak bekerja di luar negeri.
 

2. BRI: Tenor Fleksibel, Bunga Sekitar 6% per Tahun

Sebagai bank penyalur KUR terbesar di Indonesia, BRI juga terus mendukung pelaku UMKM melalui program KUR BRI 2025. Pada periode Oktober 2025, BRI menawarkan pinjaman dengan bunga yang tetap ringan, yaitu sekitar 6% per tahun.

Anda bisa mengajukan pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp100 juta, dengan jangka waktu (tenor) hingga 60 bulan atau 5 tahun. Pilihan ini membuat cicilan bulanan menjadi lebih ringan dan mudah disesuaikan dengan kemampuan usaha Anda.
 

3. Bank DKI: Bunga Mulai dari 3% per Tahun

Jika Anda berdomisili di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya, Bank DKI juga menjadi pilihan menarik untuk mendapatkan pinjaman KUR di tahun 2025.

KUR Bank DKI hadir dengan suku bunga yang sangat kompetitif, yaitu mulai dari 3% hingga 6% per tahun. Bahkan, Anda tidak dikenakan biaya administrasi atau provisi, sehingga seluruh dana pinjaman bisa digunakan langsung untuk modal usaha.

Baca juga: Tips Mengelola Keuangan yang Bikin Hidup Lebih 'Merdeka'
 
Itulah penjelasan mengenai tabel angsuran yang bukan sekadar dokumen formalitas, melainkan peta perjalanan keuangan Anda selama masa pinjaman. Dengan memahami setiap angka di dalamnya, Anda dapat mengelola pembiayaan usaha dengan lebih bijak dan meminimalkan risiko pembiayaan yang memberatkan.

Lalu, sebagai pelengkap perlindungan finansial, Anda juga dapat memanfaatkan Manfaat Uang Pertanggungan Tetap Credit Life dari Chubb Indonesia. Dengan adanya perlindungan ini, beban sisa pinjaman dapat tertutup sehingga keluarga atau ahli waris Anda tidak perlu menanggung kewajiban finansial tersebut.

Ini karena jika dalam masa asuransi Tertanggung meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan sesuai dengan syarat dan ketentuan yang tercantum dalam Polis Induk, maka Penanggung akan membayarkan secara sekaligus kepada Pemegang Polis sejumlah Uang Pertanggungan Tetap sebagaimana tercantum dalam Sertifikat Asuransi. 

Dengan demikian, pembiayaan melalui KUR akan benar-benar menjadi solusi yang memberdayakan usaha Anda, bukan beban yang memberatkan.

 

 

 

related product