Lompat ke konten utama
Kesehatan Finansial

Tips Atur Keuangan Saat Pendapatan Anda Turun

03/2023
person working alone

Banyak orang saat ini yang menginginkan kehidupan yang seimbang antara karier dan kehidupan sehari-hari. Tak jarang, mulai bermunculan orang-orang yang rela resign dari pekerjaannya untuk memulai kehidupan yang lebih damai dan terhindar stres.

Mereka biasanya bermigrasi ke desa atau kota lebih kecil demi menghindari kesibukan kota yang menjenuhkan. Sebagian rela untuk menjadi seorang freelancer sejati agar bisa memiliki fleksibilitas waktu. Akan tetapi, semua hal itu kadang harus dibayar dengan risiko yang lumayan tinggi: pendapatan yang berkurang.

Ketika tahu bahwa gaji Anda menurun, perlu langkah pengelolaan keuangan secara efektif. Ini adalah tips tentang apa saja dan bagaimana Anda mengurangi biaya ketika memutuskan untuk memiliki penghasilan yang lebih rendah.

 

1. Hindari utang berbunga 

Untuk mulai menabung lebih banyak, Anda harus mengatasi utang Anda secara langsung. Khususnya, utang dengan suku bunga tinggi seperti kartu kredit atau pinjaman pribadi. Sebab, mereka akan memaksa Anda untuk membayar utang beserta bunganya, saat Anda memiliki uang atau tidak

Saat melunasi utang, Anda membutuhkan rencana agar dapat melunasinya tepat waktu, tanpa membuat Anda terasa terbebani lebih lama. Jika terlanjur punya utang, prioritaskan pembayaran utang yang memiliki bunga tinggi terlebih dahulu.

Kemudian, saat Anda sudah melunasinya, sebisa mungkin jangan terjerat kembali dengan utang berbunga, seperti kartu kredit. Minta bank Anda untuk memperkecil limit kartu kredit hingga setengah dari gaji Anda, sehingga Anda merasa mampu membayarnya. 

 

2. Kurangi biaya terbesar Anda

Mencoba menabung ketika penghasilan rendah bisa terasa sangat sulit. Kadang-kadang, rasanya mustahil untuk mengurangi bahkan tiga atau lima ratus ribu rupiah setiap bulan.

Kira-kira, seperti memasak makanan di rumah dan berhenti berlangganan televisi kabel, apa lagi yang bisa Anda lakukan untuk memotong pengeluaran? Ketimbang mencoba mengurangi pengeluaran kecil, fokuslah pada pengeluaran yang lebih besar, sehingga Anda dapat membuat lebih banyak hasil yang signifikan.

Bagi kebanyakan orang, biaya tempat tinggal cenderung menjadi bagian terbesar dari pengeluaran mereka. Jika Anda sedang menyewa rumah, pertimbangkan untuk pindah ke rumah yang lebih kecil atau tinggal bersama teman sekamar.

Jika Anda tengah menyicil rumah, perhatikan apakah biaya bunga Anda dihitung fixed sampai jatuh tempo pembayaran atau bergerak dinamis setiap tahun. Anda juga dapat menyewakan kamar atau tempat parkir untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

 

3. Manfaatkan hal-hal gratis

Manfaatkan sesuatu yang "gratis" selagi Anda bisa. Sebagai keluarga dengan penghasilan rendah, Anda mungkin memenuhi syarat untuk pengurangan pajak, atau kredit rumah murah dari pemerintah. Jika Anda memiliki anak, tidak perlu sungkan untuk mendaftarkan anak Anda sebagai penerima Kartu Indonesia Pintar baik di tingkat dasar dan menengah, hingga jenjang perguruan tinggi.

KIP adalah program pemerintah untuk mengurangi beban biaya masyarakat kurang mampu demi agar dapat menempuh pendidikan yang lebih tinggi.

 

4. Jaga anggaran belanja

Untuk menghemat lebih banyak, Anda harus mengendalikan berapa banyak rupiah yang Anda belanjakan. Pilih kategori produk yang ingin Anda beli, dan jaga sisa anggaran Anda seramping mungkin. Anda memang harus berkorban sampai keuangan Anda kembali sehat.

Belajarlah untuk menghabiskan dalam jumlah sedang. Contohnya; kurangi seberapa sering Anda makan. Anda masih bisa menikmati makanan enak di restoran, mungkin hanya beberapa kali seminggu.

 

5. Memulai usaha sampingan

Jika Anda tidak dapat memotong biaya lagi dari yang sudah Anda miliki, pertimbangkan untuk mendiversifikasi penghasilan Anda dengan memulai usaha sampingan untuk mendapatkan uang tambahan. Selain pekerjaan penuh waktu, Anda bisa mendapatkan pekerjaan freelance sebagai bekal Anda memperoleh penghasilan lain.

 

Banyak pekerjaan sampingan yang Anda dapat lakukan langsung di rumah pada waktu luang. Pikirkan tentang apa yang Anda lakukan dengan baik, hobi apa yang dapat menghasilkan uang, atau apa yang sudah Anda nikmati yang dapat diubah menjadi pekerjaan sampingan.

Misalnya, Anda hobi membuat kue, cobalah untuk menjualnya ke rekan-rekan Anda melalui WhatsApp Group. Anda bisa menjadi agen dari perusahaan barang atau jasa, seperti agen asuransi atau agen alat-alat kosmetik.