Family Care
Melakukan simulasi deposito menjadi langkah penting yang sebaiknya Anda lakukan sebelum memutuskan menempatkan dana di bank. Dengan simulasi ini, Anda bisa mengetahui estimasi keuntungan yang diperoleh dari bunga deposito sesuai dengan jumlah dana, jangka waktu, serta suku bunga yang berlaku.
Selain aman, deposito juga menawarkan berbagai manfaat yang bisa membantu Anda mengelola keuangan dengan lebih terarah. Dalam artikel ini, kita akan membahas apa saja manfaat deposito yang ditawarkan, cara menghitung bunga melalui simulasi deposito, dan juga rekomendasi bank dengan bunga deposito yang menguntungkan.
Deposito adalah produk simpanan berjangka dari bank yang memberikan bunga lebih tinggi dibandingkan dengan tabungan biasa. Dana yang Anda tempatkan hanya bisa dicairkan setelah jatuh tempo sesuai pilihan jangka waktu, misalnya 1, 3, 6, 12 hingga 24 bulan.
Karena sifatnya yang relatif aman, deposito sangat cocok untuk Anda yang menginginkan investasi rendah risiko dengan imbal hasil tetap. Meskipun keuntungannya tidak sebesar saham atau reksa dana, deposito tetap menjadi instrumen yang populer di Indonesia.
Namun, memiliki deposito saja belum cukup. Untuk memastikan dana dan keluarga Anda tetap terlindungi jika terjadi hal tak terduga, penting bagi Anda untuk melengkapinya dengan asuransi seperti Credit Life dari Chubb Indonesia.
Ini karena jika dalam masa perlindungan Anda meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan sesuai ketentuan polis, pihak asuransi akan membayarkan Uang Pertanggungan Tetap secara langsung kepada pihak yang ditunjuk.
Artinya, keluarga Anda tetap mendapatkan jaminan finansial tanpa harus terbebani oleh kewajiban atau kehilangan sumber dana.
Baca juga: 5 Produk Investasi Demi Masa Pensiun yang Sejahtera
Berikut beberapa manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memiliki deposito di bank.
Deposito menawarkan bunga yang lebih menarik daripada tabungan biasa. Misalnya, bunga deposito rupiah untuk jangka waktu 12 bulan di Bank DKI bisa mencapai 3,00% per tahun. Lalu, jika deposito dibuka melalui aplikasi JakOne Mobile, bunganya bahkan lebih tinggi hingga 4,00% per tahun.
Anda dapat memilih jangka waktu sesuai kebutuhan, mulai dari 1 bulan, 3 bulan, hingga 24 bulan. Bagi Anda yang memiliki tujuan keuangan jangka pendek seperti liburan, bisa memilih deposito singkat. Namun, jika ingin imbal hasil lebih optimal, jangka panjang lebih disarankan.
Sebagai produk bank, deposito termasuk instrumen investasi rendah risiko. Dana Anda dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) hingga Rp2 miliar per nasabah per bank sesuai syarat yang berlaku. Dengan begitu, Anda bisa merasa lebih tenang menyimpan dana dalam jumlah besar.
Keuntungan lain dari deposito adalah dapat digunakan sebagai jaminan kredit. Jadi, jika sewaktu-waktu Anda membutuhkan dana tambahan, deposito bisa menjadi solusi tanpa perlu mencairkannya lebih awal.
Beberapa bank menyediakan layanan pembukaan deposito secara online melalui aplikasi. Ini membuat prosesnya menjadi lebih praktis, tanpa harus datang ke cabang, dan Anda bisa memantau bunga maupun jatuh tempo langsung dari smartphone.
Baca juga: Meningkatkan Kualitas Hidup Keluarga Dengan Perencanaan Keuangan
Untuk mengetahui berapa keuntungan yang diperoleh dari deposito hingga jatuh tempo, Anda bisa menggunakan rumus berikut:
Keuntungan Bunga Deposito = (Suku bunga × Jumlah dana × Lama penyimpanan dalam hari) ÷ 365
Setelah mendapatkan nilai bunga, jangan lupa menghitung potongan pajaknya, yaitu:
Pajak Deposito = Tarif pajak × Bunga deposito
Maka total uang yang Anda terima saat jatuh tempo adalah:
Total Pengembalian = Dana awal + (Bunga deposito – Pajak deposito)
Jika ingin tahu berapa pendapatan deposito tiap bulan, Anda bisa menggunakan rumus berikut:
Bunga Deposito Bulanan = (Dana × Suku bunga × 80% × 30 hari) ÷ 365
Angka 80% di sini merupakan hasil dari 100% - 20% pajak karena bunga deposito biasanya dikenakan pajak sebesar 20%.
Misalnya, Anda menempatkan dana Rp150.000.000 di deposito dengan tenor 1 bulan, serta suku bunga yang diberikan adalah 6% per tahun, dan pajaknya 20%. Maka, perhitungan simulasinya adalah:
Bunga Deposito = (150.000.000 × 6% × 80% × 30) ÷ 365
Bunga Deposito = (216.000.000) ÷ 365
Bunga Deposito = Rp591.780
Artinya, dari deposito Rp150 juta dengan bunga 6%, Anda akan menerima kurang lebih Rp591.780 per bulan.
Perlu diingat bahwa suku bunga deposito tiap bank bisa berbeda-beda, dan dapat berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan bank masing-masing. Jadi, sebelum membuka deposito, pastikan Anda membandingkan bunga dan aturan dari beberapa bank agar mendapatkan hasil terbaik.
Baca juga: Jadi Kunci Masa Depan, Sudahkah Anda Mengelola Tabungan dengan Benar?
Kalau Anda berencana membuka tabungan deposito, berikut beberapa pilihan bank yang menawarkan suku bunga cukup menarik.
Deposito di Bank DKI menawarkan keamanan sekaligus potensi keuntungan yang cukup baik. Suku bunga yang ditawarkan bervariasi tergantung jangka waktu penyimpanan.
Untuk suku bunga deposito pembukaan langsung di bank, suku bunganya adalah:
Tenor 1 bulan: 2,50%
Tenor 3 bulan: 3,00%
Tenor 6 bulan: 3,00%
Tenor 12 bulan: 3,00%
Tenor 24 bulan: 3,00%
Jika membuka melalui aplikasi JakOne Mobile atau secara online, bunganya lebih tinggi, yaitu:
Tenor 1 bulan: 3,00%
Tenor 3 bulan: 3,50%
Tenor 6 bulan: 3,75%
Tenor 12 bulan: 4,00%
Tenor 24 bulan: 4,25%
Jadi, kalau mau bunga lebih besar, lebih baik buka deposito lewat aplikasi JakOne Mobile.
Di Bank BRI, bunga deposito yang ditawarkan antara 3,00% hingga 3,50% per tahun, dengan bunga tertinggi 3,50% berlaku untuk tenor 3 bulan. Sementara untuk tenor 6 bulan ke atas, yaitu 6, 12, 24, hingga 36 bulan, akan mendapatkan bunga 3,00%.
Jika Anda melakukan pembukaan deposito di kantor cabang, maka setoran minimalnya adalah Rp10 juta. Lalu, jika pembukaan dilakukan lewat internet banking, setoran awalnya lebih rendah, yaitu hanya Rp5 juta dan maksimal Rp100 juta.
Saat ini, Bank BCA menawarkan suku bunga deposito yang berlaku sejak Juli 2025. Untuk simpanan di bawah Rp2 miliar, bunga tenor 1 dan 3 bulan turun menjadi 2,75% dari sebelumnya 3,00%.
Namun, untuk tenor 6 dan 12 bulan, justru naik menjadi 2,75% dan 2,50%. Artinya, kalau Anda memilih deposito BCA, tenor 6 bulan atau lebih panjang bisa jadi pilihan yang lebih menguntungkan dibandingkan yang pendek.
Itulah penjelasan mengenai simulasi deposito di bank. Semoga bisa membantu Anda mendapatkan keputusan investasi terbaik.