Lompat ke konten utama
Kesehatan Finansial

Cara Hitung KPR: Panduan Simulasi Cicilan, Uang Muka, hingga Skema Bunga

10/2025
hitung kpr

 

Hitung Kredit Pemilikan Rumah (KPR) merupakan langkah penting yang wajib Anda lakukan sebelum memutuskan untuk mengajukan kredit. Dengan menghitung cicilan sejak awal, Anda bisa mengetahui seberapa besar beban pembayaran per bulan dan memastikan bahwa kewajiban tersebut sesuai dengan kemampuan finansial.

Seiring dengan kemajuan teknologi, perhitungan simulasi KPR kini bisa dilakukan secara online melalui situs resmi bank, platform properti, atau bahkan aplikasi keuangan. Hal ini membuat proses menghitung KPR menjadi lebih cepat, praktis, dan mudah dipahami.

Dalam artikel ini, kita akan membahas mengapa menghitung simulasi KPR itu penting serta faktor-faktor apa saja yang memengaruhi besar kecilnya cicilan rumah Anda.

Baca juga: Strategi Menghemat Bagi Pekerja Untuk Memiliki KPR
 

Mengapa Perlu Hitung KPR Sebelum Ajukan Kredit?

Banyak orang yang langsung tertarik membeli rumah dengan KPR tanpa benar-benar menghitung cicilannya terlebih dahulu. Padahal, dengan melakukan simulasi cicilan KPR, Anda bisa menghindari berbagai masalah finansial di masa depan.

Berikut beberapa manfaat utama yang akan Anda dapatkan, menurut situs Ringkas.
 

1. Mengetahui Kemampuan Finansial

Simulasi KPR akan membantu Anda memahami kondisi keuangan dengan lebih jelas. Dari hasil perhitungan, Anda dapat memperkirakan apakah penghasilan bulanan cukup untuk membayar cicilan rumah tanpa mengganggu kebutuhan sehari-hari.
 

2. Menghindari Risiko Cicilan Berat

Jika tidak dihitung dengan baik, cicilan KPR bisa terasa berat dan berisiko menimbulkan gagal bayar. Dengan melakukan simulasi sejak awal, Anda bisa memilih rumah dengan harga yang sesuai kemampuan sehingga cicilan tetap aman untuk jangka panjang.
 

3. Persiapan Uang Muka

Uang muka adalah syarat penting dalam pengajuan KPR. Dengan simulasi KPR, Anda bisa memperkirakan berapa besar dana yang harus disiapkan untuk DP rumah. Hal ini akan memudahkan Anda dalam merencanakan tabungan.
 

4. Memahami Suku Bunga

Hitung KPR juga membantu Anda memahami suku bunga yang ditawarkan bank. Dari sini, Anda bisa menilai skema mana yang paling sesuai dengan kondisi keuangan.
 

5. Mengatur Keuangan Lebih Baik

Dengan mengetahui perkiraan cicilan bulanan, Anda bisa menyusun anggaran keuangan lebih rapi. Alokasi dana untuk cicilan, tabungan, hingga kebutuhan lain bisa diatur sejak awal agar tidak terjadi masalah di tengah jalan.

Baca juga: Rumah Baru atau Rumah Seken, Mana yang Cocok untuk Anda?
 

Faktor yang Mempengaruhi Hitung KPR

Ada beberapa faktor penting yang menentukan hasil simulasi cicilan rumah Anda. Mengetahui faktor ini akan membantu Anda membuat keputusan lebih bijak sebelum mengajukan KPR.
 

1. Tenor atau Jangka Waktu

Lama tenor sangat memengaruhi cicilan bulanan. Semakin panjang tenor, cicilan per bulan akan lebih ringan, tetapi total bunga yang Anda bayarkan akan semakin besar. Sebaliknya, jika tenor lebih singkat, cicilan bulanan memang lebih tinggi, tetapi total bunga yang dibayar jadi lebih kecil.

Idealnya, tenor KPR dipilih sesuai dengan kemampuan finansial. Jika mampu, pilih tenor menengah sekitar 7 – 10 tahun agar Anda lebih cepat terbebas dari utang.
 

2. Harga Rumah

Harga rumah yang ingin Anda beli jelas berpengaruh pada besar kecilnya cicilan. Semakin mahal harga rumah, semakin besar pula pinjaman yang diajukan ke bank. Karena itu, penting bagi Anda untuk melakukan riset harga rumah terlebih dahulu sebelum mengajukan KPR.
 

3. Jumlah Plafon Pinjaman

Plafon pinjaman adalah jumlah dana yang dipinjam dari bank. Jika Anda menggunakan seluruh harga rumah dari KPR, cicilan akan jauh lebih tinggi. Sebaiknya, gunakan sebagian tabungan pribadi untuk membayar uang muka agar plafon pinjaman lebih kecil dan cicilan lebih ringan.
 

4. Skema Suku Bunga

Bank biasanya menawarkan beberapa pilihan suku bunga, yaitu sebagai berikut:

  • Fixed rate atau bunga tetap, dengan cicilan yang sama setiap bulan karena bunganya tetap.

  • Floating rate atau bunga mengambang, dengan cicilan yang bisa berubah sesuai kondisi pasar.

  • Capped rate atau bunga yang mengikuti pasar, tetapi memiliki batas maksimal.

  • Hybrid rate, yaitu kombinasi antara bunga tetap di awal dan bunga mengambang setelah periode tertentu.

Dengan memahami skema bunga ini, Anda akan lebih siap menghadapi perubahan cicilan di masa depan.
 

Contoh Hitung KPR Sederhana

Agar lebih mudah dipahami, mari lihat contoh simulasi sederhana dengan suku bunga tetap ini.

Misalnya, Anda mengambil pinjaman KPR Rp500 juta dengan tenor 10 tahun (120 bulan) dan bunga tetap 5%. Maka, menurut Suvarna Sutera perhitungannya adalah:

Pokok pinjaman per bulan = Rp500.000.000 / 120 = Rp4.166.666

Bunga pinjaman per bulan = (Rp500.000.000 × 5% × 10) / 120 = Rp2.083.333

Total cicilan per bulan = Rp4.166.666 + Rp2.083.333 = Rp6.249.999

Karena suku bunga tetap, maka jumlah cicilan akan tetap sama hingga Anda menyelesaikan pembayaran KPR dalam jangka waktu yang ditentukan. Dari contoh ini, Anda juga jadi bisa memperkirakan kemampuan keuangan sebelum mengajukan kredit.

Baca juga: Kapan Waktu yang Tepat untuk Renovasi Rumah?
 

Daftar Bank dengan Bunga KPR Terendah 2025

Karena memilih KPR tidak boleh asal pilih, salah satu hal terpenting yang harus dilakukan adalah mencari bank yang menawarkan bunga rendah agar cicilan bulanan lebih ringan.

Di 2025 ini, dengan persaingan bunga KPR yang cukup ketat, banyak bank menawarkan promo bunga tetap di awal, lalu dilanjutkan bunga mengambang yang menyesuaikan dengan BI Rate.

Berikut adalah beberapa bank besar di Indonesia yang menawarkan bunga KPR rendah di 2025.
 

1. Bank BTN

Bank ini masih menjadi pilihan utama untuk pembiayaan rumah, terutama bagi masyarakat yang baru pertama kali membeli rumah.

Kelebihan BTN adalah fokus di bidang pembiayaan perumahan, memiliki banyak program KPR subsidi maupun nonsubsidi, serta sering mengadakan promo untuk rumah pertama.

Berikut adalah suku bunga yang digunakan:

  • Bunga tetap: Mulai dari 3,00% – 5,25% (promo tahun pertama).

  • Bunga mengambang: Sekitar 13,25% setelah masa bunga tetap selesai.
     

2. Bank BRI

BRI juga menawarkan bunga KPR yang cukup kompetitif, terutama bagi nasabah payroll BRI. Selain itu, bank ini juga memiliki banyak program bundling dengan produk tabungan dan asuransi, serta jaringan cabang yang luas sehingga memudahkan nasabah di berbagai daerah.

Suku bunga yang ditetapkan oleh bank ini adalah:

  • Bunga fixed: Mulai dari 2,99% – 5,50% tergantung pilihan tenor.

  • Bunga floating: Sekitar 13,25%.
     

3. Bank Mandiri

KPR Bank Mandiri menjadi salah satu favorit masyarakat di 2025 karena menawarkan promo bunga rendah dengan pilihan tenor fixed yang fleksibel dan bisa sangat panjang, hingga 20 tahun. Ini cocok untuk generasi muda yang ingin cicilan bulanan lebih ringan.

Suku bunga yang diberikan Bank Mandiri adalah:

  • Bunga fixed: Mulai dari 3,00% – 5,25% untuk masa fixed 1 – 5 tahun.

  • Bunga floating: Sekitar 13,25% setelah periode fixed.

Intinya, hitung KPR sebelum membeli rumah adalah langkah yang tidak boleh dilewatkan. Dengan melakukan simulasi cicilan, Anda bisa mengetahui besarnya cicilan bulanan, memahami kemampuan finansial, mempersiapkan uang muka, serta memilih skema bunga yang tepat.

Namun, menghitung cicilan saja belum cukup. Anda juga perlu memikirkan perlindungan jika terjadi risiko tak terduga. Misalnya, saat mengambil Mortgage atau pinjaman untuk membeli rumah, Anda bisa melengkapinya dengan Asuransi Jiwa Kredit Rumah Credit Life dari Chubb Indonesia.

Dengan Manfaat Uang Pertanggungan Tetap, apabila dalam masa asuransi Anda sebagai Tertanggung meninggal dunia karena penyakit atau kecelakaan sesuai dengan ketentuan Polis, maka Penanggung akan membayarkan Uang Pertanggungan secara sekaligus kepada Pemegang Polis. Jumlahnya tetap sesuai dengan yang tercantum pada Sertifikat Asuransi.

Jadi, asuransi ini akan membuat keluarga Anda tidak perlu melanjutkan cicilan rumah yang tersisa sehingga rumah tetap aman dimiliki dan mereka tidak terbebani secara finansial. 

Pastikan untuk menghitung semua dengan matang agar cicilan rumah tidak menjadi beban di masa depan. Dengan perencanaan yang tepat, rumah impian bisa dimiliki tanpa mengganggu stabilitas keuangan Anda.

 

 

related product