skip to main content
Lakukan ini ketika mobil overheat

Mesin mobil yang mengalami overheating adalah masalah yang umum dialami oleh pengendara kendaraan roda empat. Biasanya masalah ini muncul ketika kendaraan harus menempuh perjalanan macet yang cukup panjang. Apalagi jika suhu diluar sangat panas, maka kemungkinan terjadinya overheating akan semakin tinggi.

Overheat sendiri adalah kondisi ketika suhu mobil mengalami kenaikan di atas normal. Sebenarnya mesin mobil sudah dirancang agar mampu mengatur suhu sehingga kondisi macet maupun suhu panas di luar tidak akan membuat mesin mengalami overheating. Namun adanya masalah pada beberapa komponen mesin bisa menyebabkan mobil mengalaminya, seperti:

  1. Kebocoran pada saluran radiator
  2. Pemilihan radiator coolent yang tidak tepat
  3. Penggunaan oli berkualitas buruk
  4. Masalah pada kipas

Kenaikan suhu mesin yang tidak normal bisa dideteksi melalui panel indikator yang ada di dashboard mobil. Sayangnya banyak yang tidak memperhatikan panel tersebut karena terlalu asik menyetir. Akibatnya saat suhu mobil naik, mobil akan overheat dan menunjukkan beberapa masalah seperti:

  1. AC tidak dingin
  2. Tenaga mobil berkurang
  3. Mobil akan terdengar menggelitik saat dikendarai

Ketika Anda mulai merasakan beberapa tanda di atas, maka sebaiknya segera pinggirkan mobil Anda. Jika Anda adalah pengguna asuransi mobil atau Asuransi Kendaraan Bermotor dari asuransi umum Chubb, dan kondisi ini terjadi pada mobil Andasegera hubungi perusahaan asuransi Anda untuk meminta bantuan fasilitas derek siaga ke bengkel rekanan asuransi yang terdekat. Namun, jika Anda belum menggunakan asuransi yang memiliki fasilitas tersebut maka Anda bisa coba mengatasi masalah overheating dengan cara berikut ini:

  1. Cari tempat berhenti yang tidak terkena panas matahari secara langsung, misalnya di bawah pohon. Hal ini akan mempercepat proses pendinginan mesin. Buka kap mesin namun jangan melakukan apapun sebelum mesin dingin.
  2. Periksa air radiator dan segera isi kembali jika airnya telah banyak berkurang.
  3. Perhatikan bagian bawah mesin mobil saat Anda mengisi air radiator. Jika saat pengisian terdapat air yang menetes maka ada kemungkinan overheating disebabkan oleh kebocoran saluran air.
  4. Cobal untuk menyalakan kembali mesin mobil setelah air radiator terisi. Perhatikan apakah kipas pada mesin berputar secara normal, dan  turunnya temperatur mesin setelah pengisian air radiator.
  5. Jika kipas menyala dengan normal dan suhu sudah turun, Anda bisa mulai berkendara kembali untuk menuju bengkel terdekat.

Langkah yang disebutkan di atas bukanlah langkah untuk mengatasi masalah overheating secara permanen, tetapi hanya untuk upaya sementara agaar mobil dapat dikendarai kembali sampai ke bengkel. Jika penyebab dari overheating mesin mobil Anda sudah parah, tidak menutup kemungkinan mesin mobil akan kembali mengalami overheating sebelum sampai ke bengkel. Jika hal ini terjadi, ulangi kembali langkah pertama dan jangan memaksa kendaraan untuk tetap melaju. Sebab kondisi overheating dapat merusak komponen mobil lainnya sehingga akan memperberat pengeluaran Anda untuk memperbaikinya.

Tertarik dengan polis asuransi Chubb ini?

Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut? Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana kami dapat membantu Anda terlindungi dari potensi risiko yang dihadapi