skip to main content
Rumah Baru atau Rumah Seken, Mana yang Cocok untuk Anda

Ketika kesempatan untuk bisa memiliki rumah datang, banyak calon pembeli yang kemudian merasa bingung memilih antara rumah baru atau rumah seken. Apalagi saat ini banyak rumah baru ditawarkan dengan harga yang sama atau bahkan lebih murah dari rumah seken.

Agar bisa membuat keputusan yang tepat, kelebihan dan kekurangan kedua pilihan tersebut menjadi penting untuk diketahui.  

  • Ketersediaan. Rumah baru umumnya dipasarkan ketika masih berbentuk rancangan atau masih dalam proses pembangunan, sehingga tidak bisa langsung ditempati. Sementara rumah bekas sudah berbentuk bangunan, sehingga siap dihuni atau hanya membutuhkan renovasi.
  • Biaya. Biaya untuk memiliki rumah baru adalah harga yang Anda sepakati dengan developer. Jika membeli rumah bekas, akan ada biaya-biaya lain di luar harga rumah, seperti pajak jual beli, biaya balik nama dan biaya renovasi rumah.
  • Desain. Untuk kepentingan penyeragaman desain komplek perumahan, saat ini banyak developer melarang renovasi eksterior rumah. Larangan ini membatasi keinginan pemilik rumah untuk mengikuti selera desain mereka pribadi. Berbeda jika membeli rumah seken, terutama yang sudah berusia cukup tua, dimana pemilik rumah umumnya bebas merenovasi dan mengubah desain sesuai selera .
  • Kredit Pemilikan Rumah. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) untuk rumah baru akan disalurkan dari perusahaan pembiayaan atau lembaga keuangan yang bekerja sama dengan developer, di mana proses persetujuannya cenderung lebih mudah. Ini berbeda dengan proses persetujuan KPR untuk pembelian rumah seken yang umumnya memerlukan waktu yang lebih panjang. Salah satu penyebabnya adalah adanya proses survei untuk menentukan kesesuaian total kredit yang diajukan dengan kondisi rumah dan harga pasaran rumah di area sekitar.
  • Lingkungan. Ada pemilik rumah yang membeli rumah tidak untuk dihuni melainkan untuk tujuan investasi. Kedua pilihan ini akan memengaruhi lingkungan di sekitar rumah tersebut. Area perumahan yang kebanyakan rumahnya dibeli untuk tujuan investasi biasanya cenderung lebih sepi. Sebelum membeli rumah lakukan survei untuk menilai tingkat kenyamanan Anda terhadap kondisi ini, sekaligus untuk melihat fasilitas-fasilitas yang tersedia.

Asuransi untuk kedua pilihan rumah itu juga agak berbeda. Asuransi rumah baru umumnya diurus oleh developer dan secara otomatis menjadi satu paket dengan KPR, sedangkan asuransi untuk rumah seken biasanya perlu diurus sendiri oleh si pembeli.

Membaca penjelasan di atas, rumah tipe apa yang lebih cocok dengan kebutuhan dan kondisi Anda?

Tertarik dengan polis asuransi Chubb ini?

Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut? Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana kami dapat membantu Anda terlindungi dari potensi risiko yang dihadapi