Lompat ke konten utama
Kesehatan Fisik

Kardio Biasa Vs HIIT, Siapa Yang Lebih Efektif Menurunkan Berat Badan?

03/2023
woman battle rope exercise

Menurunkan berat badan bukan saja masalah penampilan. Bagi beberapa orang, kelebihan berat badan bisa berpengaruh pada kesehatan mereka. Karena itu, beberapa dari Anda mungkin sedang berusaha menemukan cara menurunkan berat badan yang paling efektif demi memperbaiki kesehatan tubuh.

Salah satu cara menurunkan berat badan yang cukup dianjurkan adalah dengan olahraga. Dibarengi dengan pengelolaan asupan gizi yang baik, olahraga dianggap cukup efektif bagi Anda agar dapat menurunkan berat badan secara sehat.

Salah satu opsi olahraga yang dianggap sebagai cara menurunkan berat badan yang lumayan diminati adalah olahraga kardio. Olahraga kardio merupakan olahraga yang bersifat meningkatkan detak jantung dan napas seseorang. Jogging, angkat beban, dan bersepeda dengan kecepatan moderat merupakan olahraga yang sering dikategorikan sebagai kardio.

Namun, meski diminati sebagai alternatif efektif dalam cara menurunkan berat badan, beberapa orang beranggapan bahwa kardio biasa tidak cukup efektif bila dibandingkan dengan high intensity interval training atau HIIT. Sebenarnya, HIIT juga merupakan bagian dari kardio. Yang menjadikan HIIT berbeda adalah karena biasanya HIIT dilakukan dalam jangka waktu yang lebih singkat namun dengan intensitas yang lebih tinggi.

HIIT ini dinilai lebih efektif dari kardio biasa karena olahraga yang satu ini bekerja dengan ‘memotong’ jalan pada sistem energi tubuh. Dalam kardio biasa, tubuh Anda membutuhkan energi yang cukup banyak sehingga sistem energi tubuh pun diaktifkan. Dengan begitu, tubuh Anda yang membutuhkan energi akan mengambil lemak dan ‘membakar’ lemak tersebut menjadi asam lemak sehingga berubah menjadi energi ketika disatukan dengan oksigen yang Anda hirup selama olahraga. Proses inilah yang disebut sebagai proses pembakaran lemak.

Sayangnya, dalam kardio biasa, proses pembakaran lemak baru terjadi ketika Anda melakukan olahraga selama empat puluh menit hingga satu jam. Cara menurunkan berat badan ini mungkin tidak cocok bagi Anda yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk berolahraga. Selain itu juga, pembakaran lemak hanya terjadi selama Anda melakukan kardio biasa dan tidak berlanjut ketika Anda berhenti berolahraga.

Berbeda dengan kardio biasa, HIIT dianggap lebih cepat dalam melakukan proses pembakaran. Sistem energi tubuh dalam olahraga HIIT memang hampir sama dengan yang telah disebutkan dalam kardio biasa. Namun, karena waktu yang singkat dan intensitas yang tinggi, tubuh jadi lebih berfokus dalam pembakaran lemak saja. Hal ini berbeda dengan kardio biasa dimana tubuh bukan hanya berfokus membakar lemak namun juga berfokus mengubah protein dan karbohidrat. Karena itulah, kardio biasa dianggap lebih lambat dalam menurunkan berat badan dibandingkan dengan kardio HIIT.

Sisi lain yang disukai oleh peminat HIIT adalah bahwa HIIT dapat membuat tubuh tetap membakar lemak bahkan 24-48 jam setelah Anda berolahraga. Ini karena olahraga HIIT meningkatkan Excess Post-exercise Oxygen Consumption (EPOC). Hal ini terjadi akibat intensitas olahraga dalam HIIT menjadikan tubuh harus terus menyerap sebanyak mungkin oksigen untuk bisa pulih pasca olahraga. Dengan begitu, semakin banyak oksigen yang diserap, semakin banyak pula kalori tubuh yang terbakar.

Lantas, bagaimanakah caranya melakukan kardio HIIT? Seperti kardio biasa, olahraga apa pun bisa Anda jadikan olahraga kardio HIIT. Namun, intensitas dan waktunya lah yang harus Anda pertimbangkan. Apabila Anda memilih untuk berolahraga dengan berlari, Anda bisa melakukan lari sprint selama enam puluh detik, lalu menurunkan intensitas Anda selama tiga puluh atau enam puluh detik. Setelah itu, Anda bisa melakukan sprint kembali dan mengulangi langkah tadi selama sepuluh hingga dua puluh menit.

Apapun pilihan cara menurunkan berat badan Anda, jangan lupa bahwa penting bagi Anda untuk mengutamakan keamanan dan kesehatan Anda. Jangan sampai olahraga yang Anda pilih justru menjadikan Anda semakin rawan dalam terkena risiko kesehatan. Karena itu, lindungilah diri Anda dan keluarga dengan maksimal seperti dengan membeli produk asuransi kesehatan terpercaya.