Lompat ke konten utama
Kesehatan Fisik

5 Olahraga Ini Bisa Jadi Pilihan Untuk Melawan Pikun

03/2023
man plays golf

Semakin menua, kemampuan otak akan semakin berkurang. Berkurangnya daya ingat akan membuat pikun. Biasanya otak akan lambat merespon perubahan. Daya ingat semakin lemah dan kreativitas berkurang. Itu wajar karena sel-sel dalam otak tak akan sekuat saat Anda masih muda atau remaja.

Ciri-ciri orang yang mengalami pikun adalah berkurangnya daya ingat, menurunnya kemampuan berpikir dalam memahami sesuatu, serta menurunnya kecerdasan mental.

Banyak cara mengatasi penuaan itu seperti gaya hidup yang sehat. Anda harus menghindari alkohol, rokok serta tetap rajin berolahraga. Pakar kesehatan dikutip dari www.doktersehat.com menyebutkan orang tua yang rutin berolahraga akan jauh dari risiko pikun.

Bahkan, sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of California Los Angeles (UCLA) menunjukkan bahwa orang tua yang rutin melakukan aktifitas fisik, otaknya tidak mudah mengalami penyusutan sehingga tak cepat pikun. Cigna akan berbagi beberapa jenis olahraga yang bisa mencegah  pikun. Semoga cara ini membantu produktivitas Anda. 

 

Berlari 

Berlari merupakan salah satu olahraga yang bisa membantu mencegah pikun. Berlari efektif karena bisa membantu menstimulasi otak karena ada aktivitas di tangan dan kaki. Olahraga ini juga efektif untuk merefresh otak dari kejenuhan ketika sudah jarang beraktivitas.

Selain itu, berlari juga bisa memperlancar sirkulasi darah di kepala. Berlari bisa membantu stamina tubuh sehingga menjadi bugar kembali. Bagi lansia memang sebaiknya porsi saat berlari dibedakan ketika saat muda. Anda bisa mulai berlari-lari kecil di perumahan saat pagi hari. Jangan terlalu keras saat berlari karena itu malah bisa membuat badan cidera. 

 

Olahraga otak 

Olahraga otak sangat cocok untuk mencegah pikun. Lansia bisa memulainya dengan permainan catur. Dengan bermain catur maka otak akan dipaksa untuk merekam pola permainan dan berpikir strategi untuk mengalahkan lawan.

Dengan bermain catur, Anda bisa mengasah dan memaksimalkan fungsi otak, sehingga mencegah pikun. Selain catur, permainan memori, seperti teka-teki silang, permainan studi kasus juga bagus untuk mencegah pikun.

Permainan-permainan tersebut membuat Anda berpikir dan menggunakan logika untuk memecahkan masalah, sehingga dampaknya sangat baik untuk menajamkan kemampuan otak.

 

Badminton

Selain itu, olahraga yang membantu mencegah pikun adalah badminton. Olahraga ini bisa membantu para lansia melatih refleks kekuatan lengan dan kaki ketika mengayuh raket. Pola permainan ini juga membantu mencegah pikun karena ada peraturan yang harus diingat saat bermain.

Oh ya, Jangan lupa untuk membatasi pergerakan saat bermain badminton bagi yang sudah tua. Mereka yang tua disarankan untuk tak melompat tinggi ketika melakukan smash. Lakukan olahraga badminton secara perlahan agar badan Anda bisa tetap bugar tanpa mengalami keseleo. 

 

Baca juga: 4 Jenis Olahraga untuk Memperkuat Kesehatan Jantung Anda

 

Bersepeda

Olahraga ringan yang bermanfaat baik bagi tubuh adalah bersepeda. Bersepeda merupakan jenis olahraga yang ringan dan simple. Bersepeda tak memberikan beban berlebih pada sendi.

Banyak juga manfaat yang bisa diperoleh dari bersepeda seperti mengusir stres, memperkuat otot, meningkatkan keseimbangan tubuh dan denyut jantung. Selain itu, olahraga ini bisa memacu peredaran darah yang membantu mengatasi penyumbatan darah di otak yang bisa menimbulkan terjadinya pikun.

 

Golf

Golf merupakan olahraga yang dinikmati baik orang tua dan muda. Olahraga ini memang sangat cocok bagi lansia karena aktivitas yang dilakukan sangat sederhana.

Tindakan mengayunkan tongkat saat memukul bola golf membuat persendian Anda bekerja melalui berbagai gerakan. Sementara itu, berjalan dari lubang ke lubang di lapangan akan meningkatkan kesehatan jantung. Kemudian fokus pada setiap pukulan akan membuat otak Anda lebih terasah sehingga risiko pikun akan semakin kecil.

Olahraga memang baik dilakukan baik tua dan muda. Namun sebaiknya Anda mengingat batas kemampuan diri agar tak terlalu memaksakan diri ketika berolahraga. Jangan terlalu memaksakan diri dan nikmati permainanya agar olahraga bisa dilakukan dengan menyenangkan dan badan bisa tetap segar.

 

 

related product