skip to main content
Perawatan Mobil yang Bisa Anda Lakukan di Rumah


Dalam upaya untuk memastikan agar kondisi mesin mobil tetap prima, tak sedikit orang memilih untuk hanya mengandalkan perawatan berkala di bengkel kesayangan dan mengesampingkan perawatan serta pemeriksaan mobil sederhana yang sebenarnya bisa dilakukan sendiri di rumah. Salah satu alasan yang mendasari sikap ini adalah rasa tidak percaya diri yang muncul akibat kurangnya pemahaman tentang mesin kendaraan.

Beberapa langkah perawatan dan pemeriksaan di bawah ini bisa Anda lakukan sendiri, tanpa keahlian khusus.

Panaskan mesin mobil

Banyak yang bilang bahwa mesin mobil perlu dipanaskan sebelum digunakan. Tetapi ada juga yang bilang kalau mesin mobil zaman sekarang tidak lagi perlu dipanaskan. Lalu, teori manakah yang benar? Untuk menjawab pertanyaan ini, Anda perlu memeriksa tahun produksi dan sistem atau teknologi mobil yang Anda miliki. Mobil yang berusia cukup tua wajib dipanaskan setidaknya selama 15 menit. Sementara mobil-mobil produksi baru yang sudah dilengkapi dengan teknologi injeksi, cukup dipanaskan selama 1 hingga 2 menit saja. Meskipun jarang digunakan, usahakan untuk tetap memanaskan mobil 3 sampai 5 hari sekali dalam waktu yang cukup lama, agar terjadi proses pengisian listrik pada aki.

Periksa kebocoran

Tak banyak pemilik mobil menyadari terjadinya kebocoran pada mobil mereka. Hal itu dinilai wajar, karena kebocoran umumnya ditandai dengan tetesan cairan dari bagian bawah mobil yang bekasnya seringkali tidak terlihat karena tertutup badan mobil itu sendiri. Sesekali pindahkan posisi parkir mobil di pagi hari dan periksa lantai garasi untuk memastikan tidak ada kebocoran pada mesin. Jika Anda menemukan bekas tetesan cairan yang bening dan tidak berbau, jangan panik karena kemungkinan besar bekas itu datang dari tetesan air Air Conditioner.

Periksa cairan

Mesin mobil Anda memerlukan bermacam-macam jenis cairan, seperti minyak pelumas, minyak rem, air radiator, dan air wipper. Di mana setiap jenis cairan ini memiliki fungsinya sendiri-sendiri dan harus terisi sesuai dengan ketentuan volume masing-masing. Kecuali cairan wiper, dalam kondisi normal cairan-cairan mesin mobil tidak akan mudah berkurang. Namun dalam kondisi di mana cairan berkurang dengan cepat dan secara tidak normal, maka Anda perlu segera memeriksa volume cairan mesin kendaraan untuk mendeteksi adanya kebocoran pada salah satu komponen mesin mobil.

Pastikan semua komponen mesin berfungsi

Tanpa pembelajaran atau pengalaman, mustahil rasanya untuk memahami fungsi dari setiap komponen mesin mobil. Tetapi dengan membuka kap dan memerhatikan mesin mobil yang menyala, Anda dapat mendeteksi sesuatu yang tidak beres. Misalnya, kipas pendingin yang tidak menyala berarti ada komponen yang tidak berputar. Pastikan juga wiper berfungsi normal, untuk mengantisipasi terjadinya kerusakan saat kondisi cuaca tiba-tiba tak menentu.

Periksa kualitas ban

Jumlah peristiwa kecelakaan yang terjadi akibat masalah pada ban sudah terlalu banyak. Meski mobil Anda dilengkapi dengan asuransi kendaraan, bukan berarti terhindar dari risiko ini. Lakukan pemeriksaan kualitas ban secara berkala, misalnya setiap satu minggu sekali. Jika Anda menemukan tanda-tanda kualitas ban mobil menurun, seperti kembang ban yang mulai aus, adanya benjolan, dan kawat ban mulai terlihat, maka ban itu perlu segera diganti. Anda bisa mencicil dengan terlebih dahulu mengganti ban-ban yang kerusakannya paling parah, namun hindari membeli ban dengan merek dan ukuran yang berbeda karena akan memengaruhi kenyamanan dan keamanan berkendara.

Melakukan pemeriksaan kendaraan secara rutin dapat membantu Anda mendeteksi kerusakan sejak dini. Anda pun bisa melakukan perbaikan secepat mungkin, sebelum kondisi mobil Anda semakin parah dan membutuhkan biaya perbaikan yang semakin besar.

Tertarik dengan polis asuransi Chubb ini?

Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut? Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana kami dapat membantu Anda terlindungi dari potensi risiko yang dihadapi