Lompat ke konten utama
Kesehatan Fisik

Waspada Berbagai Jenis Penyakit Saat Banjir Yang Mengintai Anda

03/2023
flood in housing area

Sebagai negara tropis, Indonesia hanya memiliki dua musim: musim hujan dan musim kemarau. Pada saat musim hujan yang berlangsung di awal tahun seperti ini, banyak wilayah di Indonesia yang mengalami kebanjiran akibat hujan yang turun terus menerus.

Air banjir termasuk ke dalam air kotor. Banyak bakteri dan sumber penyakit yang mudah terbawa air banjir. Bila kondisi tubuh Anda atau keluarga kurang sehat, maka akan ada beberapa penyakit yang mudah menyerang dan menular di musim ini.

Berikut ini merupakan beberapa jenis penyakit saat banjir  yang  telah dirangkum khusus untuk Anda.

 

1. Kolera

Penyakit ini disebabkan oleh bakteri Vibrio Cholerae yang mengkontaminasi makanan dan air yang dikonsumsi oleh penderita. Gejala umum penderita penderita penyakit ini adalah sering melakukan buang air besar (BAB) disertai dengan muntah.

 

2. Tipes

Tipes atau atau kadang disebut juga sebagai demam tipoid terjadi akibat tubuh terkena infeksi bakteri Salmonella Typhosa. Penderita tertular bakteri yang menginfeksi kotoran hewan yang mengkontaminasi air dan makanan, sehingga penyakit ini umum terjadi saat musibah banjir. Biasanya penderita akan mengalami beberapa gejala seperti demam tinggi, diare, sakit perut, pusing, mual, dan hilangnya nafsu makan.

 

3. Demam Berdarah Dengue

Demam Berdarah Dengue alias DBD tersebar dengan bantuan nyamuk Aedes Aegypti. Bila tidak ditangani dengan cepat, penyakit ini berpotensi mematikan. Gejala utamanya adalah ruam pada kulit, demam, sakit kepala, dan nyeri di belakang mata.

Baca juga: Awas Musim Hujan! Siaga 6 Hal Yang Perlu Diperhatikan Saat Banjir Terjadi

 

4. Penyakit Kulit

Bila Anda terkena air banjir, ada kemungkinan kulit Anda akan menjadi gatal-gatal disertai bercak merah. Hal ini disebabkan oleh infeksi bakteri E.Coli. Bila tidak segera ditangani, rasa gatal dan bercak merah dapat menyebar ke daerah kulit lainnya.

 

5. Malaria

Selain nyamuk Aedes Aegypti, air yang menggenang juga ikut menjadi sarang berkembang biaknya nyamuk Anopheles pembawa parasit penyebab malaria, yaitu Plasmodium. Gejala utama penyakit ini adalah demam tinggi yang disertai dengan rasa lemas. 

 

6. Diare

Bila Anda tidak membersihkan tempat tinggal dan sekitarnya dengan baik setelah banjir mereda, maka penyakit diare berpotensi tinggi menyerang. Bakteri-bakteri penyebab diare seperti Salmonella umumnya terbawa air banjir dan berpotensi mengkontaminasi makanan. Gejala umum diare adalah buang air besar terus menerus, kadang disertai kram perut dan berdarah saat BAB.

 

Demikianlah beberapa jenis penyakit saat banjir yang perlu diwaspadai. Pada saat musim hujan, Anda perlu menjaga kesehatan diri dengan lebih baik, terutama bila wilayah tempat tinggal Anda rawan terkena musibah banjir.