X
Lompat ke konten utama
Kesehatan Fisik

Gaya Hidup Sehat Bagi Karyawan Kantoran Untuk Cegah Kanker Payudara

03/2023
Cara Mencegah Kanker Payudara

Kanker payudara menjadi salah satu penyakit yang berbahaya. Penyebabnya bermacam-macam seperti dari faktor genetik, usia dan kesehatan. Alodokter mencatat bahwa faktor genetik memberi andil dalam penyakit kanker payudara sebanyak 5-10 persen. Kemudian wanita yang mengalami menopause setelah usia 55 tahun juga rentan terhadap kanker payudara.

Orang yang pernah mengalami kanker ovarium, memiliki jaringan payudara yang padat, serta pernah terkena paparan radiasi di daerah dada pada usia kanak-kanak dan remaja juga rentan kena penyakit ini.

Penyebabnya salah satunya seperti gaya hidup tak sehat serta tekanan pekerjaan juga bisa menjadi pemicunya. Dr. Nicholas Perry, director of the London Breast Institute at the Princess Grace Hospital,dikutip dari www.abcnews.com menjelaskan dalam studinya di kota London bahwa wanita yang bekerja di kota memiliki risiko kanker payudara lebih besar dibandingkan yang tinggal di pedesaan. Tingginya kesibukan menyebabkan mereka tak peduli terhadap kebiasaan yang bisa menyebabkan kanker payudara.

Sebelum terlambat, berikut beberapa gaya hidup sehat  yang perlu Anda lakukan untuk menghindari risiko penyakit berbahaya ini.

 

Menjaga Berat Badan

Semakin berat badan wanita, maka risiko untuk kena kanker payudara semakin besar. Wanita yang mengalami obesitas setelah masa menopause memiliki risiko terkena kanker payudara 20 - 40 persen lebih tinggi dibanding dengan yang tidak. Standar obesitas adalah orang yang kadar Body Mass Index (BMI) diatas 30.

CA Cancer J Clin dalam studinya dikutip dari https://www.ncbi.nlm.nih.gov/ mengenai dampak obesitas dan kanker payudara menemukan fakta bahwa ada korelasi kuat antara kegemukan dan perkembangan penyakit kanker payudara terutama bagi wanita yang sedang alami pre menopause dan pasca menopause.

Penyebabnya karena obesitas merangsang populasi sel induk kanker yang paling ganas untuk mendorong pertumbuhan kanker payudara. Sebaliknya orang yang lebih sering berolahraga akan memiliki risiko kanker payudara yang lebih kecil. 

 

Kurangi Daging Berlemak

Kemudian untuk cegah kanker payudara, Anda juga harus memperhatikan asupan gizi. Hindarilah makanan seperti daging berlemak. Konsumsi daging secara berlebihan bisa meningkatkan risiko kanker payudara. Penelitian yang diterbitkan di Contemporary Oncology menyebutkan bahwa daging merah yang dimasak matang berisiko menyebabkan kanker payudara.

Solusinya adalah Anda bisa makan buah, sayuran, kacang-kacangan termasuk kacang kedelai, minyak sehat, dan antioksidan yang tinggi. Itu semua dapat membantu mengurangi risiko kanker payudara. Buah Stroberi mengandung tinggi polifenol yang bersifat antikanker. Selain itu, stroberi juga kaya akan antioksidan seperti vitamin C.

Selain stroberi, buah plum dan persik juga terbukti mampu mencegah sel kanker payudara terbentuk dan berkembang biak. Temuan ini dilaporkan dalam penelitian yang diterbitkan di Journal of Agricultural and Food Chemistry. 

 

Berolahraga Rutin

Selain menjaga pola makan, Anda juga wajib berolahraga secara rutin untuk cegah kanker payudara. Olahraga rutin akan menurunkan kadar lemak dan menurunkan potensi obesitas yang bisa mengurangi risiko kanker payudara.

Olahraga rutin juga akan memperkuat otot jantung, menurunkan tekanan darah, meningkatkan tingkat kolesterol baik high-density lipoprotein (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat low-density lipoprotein (LDL), serta meningkatkan kemampuan jantung dalam mengalirkan darah. The American Cancer Society menjelaskan olahraga sebanyak 150 menit atau 75 menit per minggu bisa membuat wanita tetap sehat dan kuat. 

Baca juga: Cegah Kanker Payudara Dengan Pilihan Buah Ini

 

Kurangi Rokok

Selain itu kebiasaan merokok saat nongkrong bersama teman-teman di kafe juga perlu dikurangi. Merokok dapat meningkatkan komplikasi dari perawatan kanker payudara, termasuk: kerusakan paru-paru ketika mengalami terapi radiasi. Kemudian kendala penyembuhan setelah operasi dan rekonstruksi payudara. Selain itu merokok juga mendorong risiko pembekuan darah yang lebih tinggi ketika mengambil obat terapi hormon untuk penyembuhan kanker payudara.

Perokok memiliki risiko terkena kanker payudara hingga sembilan persen lebih tinggi daripada mereka yang tidak pernah merokok sama sekali. Perokok aktif akan beresiko tiga belas persen lebih untuk terkena kanker payudara.

 

Hindari Minuman Keras 

Mengonsumsi minuman beralkohol satu gelas tiap hari dapat meningkatkan risiko terkena kanker payudara sebesar 7-12 persen. Potensi terkena kanker payudara akan lebih tinggi jika biasa minum minuman beralkohol lebih dari segelas per hari. Dilansir dari https://www.breastcancer.org/, alkohol memicu kanker payudara dengan cara meningkatkan kadar estrogen dan menyebabkan kerusakan DNA dalam tubuh.

 

Risiko kanker payudara pada wanita yang minum 2-3 botol bir per hari meningkat sebesar 41 persen. Risiko ini akan naik per 10 persen jika Anda meminum lebih dari itu setiap harinya. Sebaiknya Anda mengurangi konsumsi alkohol  untuk cegah kanker payudara. Bahkan jika memungkinkan untuk berhenti total.

Saran diatas bisa menjadi pertimbangan Anda untuk mencapai tubuh yang bugar dan prima. Menjaga kesehatan sedini mungkin penting untuk mencegah risiko penyakit kanker payudara. 

 

 

related product