Untuk pengalaman situs yang optimal, sebaiknya gunakan browser yang berbeda.
Menggunakan Internet Explorer dapat mencegah Anda mengakses Chubb.com, dan beberapa fitur situs mungkin tidak berfungsi seperti yang diharapkan.

X
Lompat ke konten utama
Kesehatan Mental

4 Vitamin Penting untuk Menambah Daya Tahan Tubuh

4 Vitamin Penting untuk Menambah Daya Tahan Tubuh

Bagaimana cara Anda dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh? Asupan vitamin harian bisa bantu Anda meningkatkan daya tahan tubuh. Yuk, Cari tahu lebih lanjut!

Anda pasti selalu menjaga pola hidup sehat dengan berolahraga, istirahat cukup, dan menjaga pola makan sehat, kan? Biar kondisi kesehatan Anda makin prima, imbagi dengan mengonsumsi vitamin untuk menambah daya tahan tubuh.

Seiring bertambahnya usia, kemampuan respons kekebalan tubuh kita berkurang. Penurunan tanggapan kekebalan terhadap infeksi membuat orang tua lebih mungkin tertular penyakit menular dan memiliki risiko lebih tinggi meninggal karena infeksi berbagai gangguan kesehatan seperti infeksi saluran pernapasan, influenza, virus COVID-19 dan terutama pneumonia yang merupakan penyebab utama kematian pada orang berusia di atas 65 tahun di seluruh dunia.

Bagaimana Anda dapat meningkatkan sistem kekebalan Anda? Secara keseluruhan, sistem kekebalan tubuh bekerja dalam melindungi Anda dari mikroorganisme penyebab penyakit. Tetapi terkadang fungsi ini pun berisiko gagal, lalu kuman berhasil menyerang dan membuat Anda sakit.

Agar sistem kekebalan Anda bekerja dengan baik, Anda perlu mendapatkan nutrisi yang tepat dalam makanan Anda. Vitamin esensial seperti vitamin C dan seng dapat membantu Anda menghasilkan sel kekebalan yang cukup seperti antibodi dan sel darah putih untuk menjaga sistem kekebalan Anda tetap berjalan dengan baik. Beberapa vitamin juga dapat membunuh mikroba berbahaya dan membantu Anda menjadi sehat kembali lebih cepat.

 

Meningkatkan Asupan Vitamin

Vitamin B6, C, D, dan E semuanya dikenal karena manfaatnya membantu meningkatkan kekebalan. Anda bisa mendapatkan semua vitamin ini dari makanan yang seimbang, jadi Anda tidak membutuhkan suplemen kecuali itu adalah bagian dari perawatan yang ditentukan oleh dokter Anda.

 

1. Vitamin B6

Tubuh Anda membutuhkan vitamin B6 untuk mendukung reaksi biokimia dalam sistem kekebalan tubuh Anda melawan mikroba berbahaya. Secara khusus, B6 membantu tubuh Anda memproduksi sel-T, sejenis sel kekebalan yang membantu membunuh sel-sel yang terinfeksi di tubuh Anda dan mengaktifkan respons sistem kekebalan Anda.

Untuk mencukupi kebutuhan vitamin B6 secara alami Anda dapat mendapatkannya dari makanan. Beberapa sumber vitamin B6 yang baik adalah: Buncis, kentang, tuna, pisang, ayam, kangkung.

Menurut health library dari Mount Sinai, wanita harus mendapatkan sekitar 1,2 mg vitamin B6 per hari, sedangkan pria harus mendapatkan 1,4 mg. Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 10 mg vitamin B6 dalam sehari kecuali itu adalah bagian dari rencana perawatan yang ditentukan oleh dokter Anda.

 

2. Vitamin C

Vitamin C sangat penting untuk fungsi kekebalan yang sehat. Anda membutuhkan asupan vitamin C agar dapat membantu Anda membunuh mikroba berbahaya dalam tubuh, termasuk bakteri dan virus seperti flu biasa dan pneumonia. Vitamin C juga meningkatkan produksi sel kekebalan vital tubuh Anda, termasuk sel darah putih dan fagosit, yang merupakan sel yang membunuh bakteri dengan cara menyerapnya.

Dikutip dari Insider, orang dewasa harus berusaha mendapatkan antara 65 dan 90 mg vitamin C per hari, dan Anda tidak boleh mengonsumsi lebih dari 2.000 mg per hari. Selain itu, Anda juga perlu memenuhi asupan makanan dengan vitamin C setiap hari, karena tubuh Anda tidak dapat menyimpan vitamin C atau memproduksinya sendiri. Beberapa makanan kaya vitamin C antara lain: Paprika, stroberi, jeruk, brokoli, dan bayam.

 

3. Vitamin D

Bagaimana vitamin D mempengaruhi kesehatan kekebalan? Misalnya, bila kadar vitamin D rendah di tubuh Anda bisa dikaitkan dengan peningkatan risiko penyakit pernapasan, termasuk tuberkulosis, asma, dan penyakit paru obstruktif kronik (PPOK), serta infeksi saluran pernapasan akibat virus dan bakteri. Terlebih lagi, kekurangan vitamin D telah dikaitkan dengan penurunan fungsi paru-paru, yang dapat memengaruhi kemampuan tubuh Anda untuk melawan infeksi pernapasan.

Vitamin ini memainkan peran penting dalam meningkatkan respons imun. Ia memiliki sifat anti-inflamasi dan imunoregulatori, dan sangat penting untuk aktivasi pertahanan sistem kekebalan.

Vitamin D sering disebut juga "vitamin sinar matahari" karena diproduksi di kulit Anda sebagai respons terhadap sinar matahari. Tubuh Anda memproduksi vitamin D secara alami saat terkena sinar matahari secara langsung. Anda juga bisa mendapatkannya melalui makanan sebagai sumber vitamin D yang baik antara lain minyak ikan kod, hati sapi, dan kuning telur.

 

4. Vitamin E

Selain ketiga vitamin di atas, tubuh juga membutuhkan vitamin E untuk membantu menjaga daya tahan tubuh terhadap virus dan bakteri. Vitamin E juga penting dalam pembentukan sel darah merah, membantu tubuh menggunakan vitamin K, juga membantu memperlebar pembuluh darah dan mencegah pembekuan darah di dalamnya.

Vitamin E memiliki fungsi sebagai antioksidan. Artinya, vitamin inni melindungi jaringan tubuh dari kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas. Radikal bebas inilah yang dapat merusak sel, jaringan, dan organ.

Cara terbaik mendapatkan kebutuhan vitamin E harian adalah dengan mengonsumsi sumber makanan. Vitamin E bisa Anda temukan dalam makanan seperti bibit gandum, bunga matahari, safflower, jagung, dan minyak kedelai, kacangang-kacangan seperti almond, kacang tanah, dan hazelnut, biji bunga matahari, juga pada sayuran hijau seperti bayam dan brokoli.

Kini Anda sudah tahu kan vitamin apa saja yang bisa kamu konsumsi demi membantu daya tahan tubuh. Anda bisa mendapatkan semua vitamin ini dari makanan yang seimbang, jadi Anda tidak membutuhkan suplemen kecuali itu adalah bagian dari perawatan yang ditentukan oleh dokter. Imbangi dengan istirahat cukup dan olahraga teratur ya!