skip to main content

Tanggal 1 Januari sudah lama sekali berlalu, dan banyak orang sudah melupakan resolusi Tahun Baru mereka. Bahkan walau sudah menyusun rencana paling indah sekalipun, tidak mudah untuk menjaga motivasi. Namun, mengombinasikan beberapa strategi mungkin bisa membantu kamu untuk terus melakukan rutinitas fitness.

 

Tentukan target

Meskipun berolahraga hanya untuk tetap fit juga bagus, pemikiran yang terlalu sederhana ini bisa menghambatmu mengikuti rencana latihan olahraga. Pikirkan kapan kamu bisa mencapai hal-hal yang kamu inginkan, supaya kamu bergerak maju dalam perjalanan kebugaranmu. Berusaha mencapai sesuatu berarti kamu tidak hanya jalan di tempat.

 

Tetap realistis

Target memang penting, tapi pastikan target-target itu dapat dicapai. Kamu hanya akan kehilangan semangat jika semua targetmu gagal tercapai. Menemukan titik keseimbangan itu sulit, tapi dapat menjadi salah satu faktor terbesar yang memotivasimu.

 

Berolahraga dengan teman

Tekanan pergaulan adalah kekuatan yang besar. Sungguh aneh bahwa kebanyakan dari kita tidak mau mengecewakan teman, tapi dengan mudah membatalkan pergi berolahraga meskipun itu baik untuk kita sendiri. Manfaatkan hal itu dengan janjian ke kelas fitness atau jogging keliling kompleks bersama teman, sehingga itu menjadi komitmen yang tak bisa kita batalkan.

 

Ikuti irama yang positif

Sungguh luar biasa bagaimana sikap positif bisa menular. Jadi, kelilingi dirimu dengan orang-orang yang bersemangat untuk menjaga kebugaran. Tanpa disadari, kamu akan mulai berkomentar hal-hal positif tentang olahraga yang kamu jalankan dan tidak sabar menunggu sesi nge-gym berikutnya.

 

Jadikan kompetisi

Baik kamu penggemar sebuah tim olahraga atau lebih senang berolaraga sendiri, jadikan seperti kompetisi. Tidak masalah jika benar-benar ada hadiah di akhir kompetisi atau kamu hanya ingin puas mengalahkan orang di sekitarmu, yang penting ini akan membuatmu lebih bersemangat.

 

Ubah pola pikir dalam berolahraga

Olahraga bukan sesuatu yang kamu kerjakan kalau ada waktu, melainkan bagian penting dalam rutinitas mingguanmu. Sisihkan waktu khusus dan jadwalkan dalam agendamu agar kegiatan-kegiatan yang lain tak mendorong olahraga hingga berada jauh di daftar prioritas paling bawah.

 

Siapkan hadiah untuk diri sendiri

Banyak orang yang merespon secara lebih baik terhadap hadiah daripada hukuman, jadi rencanakan untuk menghadiahi diri sendiri saat kamu mencapai target. Hadiah itu bisa berupa barang-barang yang berkaitan dengan olahragamu. Misalnya, beli sepasang sepatu lari baru atau perbarui playlist lagu olahragamu sebagai hadiah untuk dirimu sendiri.

 

Tuliskan perasaan setelah berolahraga

Mudah untuk melupakan rasa senang sehabis berolahraga jika kamu sudah lama tidak melakukannya. Jadi, tuliskan tiga kata untuk mendeskripsikan perasaanmu langsung setelah berkeringat. Keluarkan daftar itu di saat kamu merasa ingin membatalkan jadwal ke gym, dan semua emosi itu akan teringat kembali.

 

Jadikan indah

Bangun sedikit lebih pagi untuk mencocokkan waktu lari pagi dengan saat matahari terbit akan membuatmu lebih senang mengenakan baju lari. Pilih rute bersepeda yang melewati bunga-bunga yang sedang mekar. Keduanya adalah contoh dalam mencari fokus lain dari melakukan olahraga itu sendiri dengan menikmati keuntungan tambahan.

 

Pantau kemajuan

Memantau sudah sejauh mana perjalananmu adalah cara yang sangat baik untuk membuatmu terus berjuang. Ada berbagai cara untuk memantau kemajuan, tapi mencatat jarak atau waktu yang kamu capai di hari-hari tertentu akan mengingatkan kamu bagaimana tingkat kebugaranmu sedang meningkat. Catat dalam buku, tabel atau spreadsheet – apa pun yang cocok untuk kamu.

 

Kenakan baju gym

Saat semuanya tak berhasil, coba kenakan pakaian olahragamu dan lihat bagaimana perasaanmu. Kemungkinan besar kamu akan merasa konyol jika tak berolahraga karena sudah berpakaian olahraga. Jadi, meskipun kamu pergi lari sebentar saja, kamu sudah mencapai sesuatu.