skip to main content
Empat salah kaprah mengenai asuransi

Masyarakat mengetahui asuransi sebagai salah satu media pengelolaan risiko. Namun tak banyak yang menyadari pentingnya memiliki asuransi. Produk-produk yang biasanya dimiliki adalah produk-produk yang bersifat wajib atau didapatkan secara otomatis, seperti asuransi kendaraan bermotor yang menjadi pelengkap pengajuan Kredit Pemilikan Kendaraan Bermotor. Kurangnya kesadaran masyarakat disebabkan oleh berbagai hal, termasuk 4 salah kaprah berikut ini:

Asuransi hanya untuk orang tua

Masih muda jadi belum butuh asuransi.

Ini merupakan pola pikir banyak generasi muda saat ini. Mereka merasa bahwa di usia yang masih muda, mereka tidak membutuhkan perlindungan apa pun. Padahal penyakit maupun kecelakaan bisa datang kapan saja, tanpa memandang usia. Jika kita tidak memilki asuransi dan terlibat kecelakaan lalu lintas atau terpeleset di tangga, maka kita harus merogoh kocek untuk menanggung sendiri kerugian finansial yang dialami. Tetapi jika kita sudah terlebih dahulu melindungi diri dengan asuransi kecelakaan diri, maka biaya pengobatan akan menjadi tanggungan perusahaan asuransi, selama memenuhi syarat. 

Asuransi dari kantor sudah cukup

Sudah tidak butuh asuransi karena sudah ada dari kantor.

Alasan tersebut adalah alasan umum penolakan tawaran asuransi. Padahal sebenarnya asuransi yang diberikan oleh tempat kerja kita memiliki keterbatasan. Misalnya, batas pertanggungan yang tidak bisa disesuaikan dengan kebutuhan kita. Selain itu, asuransi jenis ini akan berakhir saat Anda mengajukan resign, sementara asuransi di kantor baru baru akan aktif setelah Anda menjadi karyawan tetap. Lalu, bagaimana jika Anda mengalami kecelakaan pada masa transisi tersebut?

Inilah alasan mengapa Anda perlu memiliki asuransi pribadi. Tak perlu takut merasa rugi memiliki 2 produk asuransi karena saat ini perusahaan-perusahaan asuransi sudah menerapkan double claim, yang memungkinkan Anda mengajukan klaim atas biaya pengobatan yang tidak ditanggung oleh asuransi dari kantor, selama masih sesuai dengan plan asuransi pribadi Anda.

Menambah beban hidup

Mengatur keuangan dengan pengeluaran-pengeluaran sederhana saja sudah sulit, apalagi harus membayar premi asuransi yang manfaatnya belum jelas kapan akan kita rasakan.

Banyak yang merasa seperti kalimat di atas ini, sehingga mereka memilih menggunakan uang untuk keperluan lain yang dianggap lebih penting. Padahal asuransi bisa membantu kita dalam mengelola keuangan dan menjadi sumber cadangan dana darurat saat terjadi risiko sesuai dengan jenis asuransi yang dimiliki. Coba kita pikirkan, seandainya tiba-tiba terjadi rumah kita mengalami kebakaran padahal rumah itu tidak dilindungi dengan asuransi rumah dan kita tidak memiliki cadangan dana darurat. Apakah kita siap mengosongkan tabungan untuk biaya perbaikan yang tidak sedikit? Belum lagi masalah tempat tinggal sementara yang diperlukan selama proses perbaikan rumah. Pusing, bukan?

Punya asuransi seperti mempersiapkan terjadinya risiko

Jadi takut risiko akan benar-benar terjadi kalau punya asuransi.

Jangan heran, tetapi banyak yang masih punya pemikiran seperti itu. Misalnya wisatawan, yang seringkali enggan membeli asuransi perjalanan sebelum berangkat berlibur karena merasa seolah-olah mendoakan terjadinya musibah. Padahal hal itu tidaklah benar.

Semoga dengan membaca artikel ini kita bisa semakin menyadari pentingnya memiliki asuransi.

Tertarik dengan polis asuransi Chubb ini?

Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut? Hubungi kami untuk mengetahui bagaimana kami dapat membantu Anda terlindungi dari potensi risiko yang dihadapi